sepuluh tahun yang lalu, ketika demonstrasi besar-besaran meledak di indonesia, saya masih duduk di bangku kelas enam SD. kala itu, ketika demonstrasi yang dipicu krisis, keinginan untuk menjatuhkan rezim otoritarian yang telah berkuasa lebih dari tiga dekade, berubah menjadi aksi penjarahan, kerusuhan massive dan cenderung chaos. saya masih ingat, suatu sore ketika aksi penjarahan meluas di pusat kota, saya dan teman-teman asyik bermain bola plastik di lapangan kampung, seolah tak mengerti dan tak tahu tentang apa yang sebenarnya terjadi.

begitu malam tiba, banyak cerita yang semakin membuat anak-anak seperti saya kebingungan. selepas ‘aksi’ besar-besaran tersebut, orang-orang pulang membawa bungkusan sembako, peralatan elektronik, kompor gas bekas, bahkan lemari pendingin. apa sebenarnya yang terjadi..?? pertanyaan tersebut terus menghantui tidur panjang saya. di sekolah, saya menyaksikan pemandangan yang tak kalah menakutkan, ketika pelajaran tengah berlangsung, tiba-tiba seorang ibu menangis meronta sembari berlari membawa dua anaknya yang tengah belajar untuk segera meninggalkan sekolah lantas pulang kerumahnya, kerusuhan semakin meluas alasannya.

setelah kerusuhan mencapai puncaknya. bapak pembangunan mengundurkan diri. tayangan ini masih saya ingat sampai sekarang, walau kala itu saya tak bisa mengartikan apa sebenarnya yang sedang terjadi, dan untuk apa semua itu terjadi. saya hanya ingat, ketika saya mengganti pigura di depan kelas, menurunkan photo sang presiden karena presiden telah berganti tepat sehari sebelumnya.

elang mulya lesmana, heri hertanto, hafidhin royan, dan hendriawan sie adalah 4 nama yang terekam dalam ingatan saya kala itu. mereka, kala itu meninggal saat berjuang atas nama perubahan. pahlawan reformasi, begitulah gelarnya. kisah mereka, menginspirasi saya kala itu. tapi saya masih tetap saja bingung tentang apa sebenarnya perubahan itu. perubahan, benarkah berjalan sesuai esensinya..??

beberapa tahun kemudian, saya terpukau ketika seorang anak muda, aktivis kemahasiswaan ‘berhasil’ membuat anggota parlemen terdiam dalam sebuah dialog langsung di televisi membahas kebijakan tidak populis pemerintah dan ketidakberpihakan parlemen sebagai representasi langsung rakyat dan masyarakat indonesia. rico marbun, namanya. inspiratif, hingga namanya tertulis di dinding kamar saya, sejajar dengan nama alm. baharuddin lopa, sang idola yang pergi terlalu pagi.

sepuluh tahun kemudian, saya telah melewati bagian panjang dari sejarah negeri ini. namun, saya masih belum begitu faham dan mengerti tentang apa sebenarnya perubahan itu, waktu terus berlalu, hingga suatu sore beberapa hari yang lalu ketakutan kembali menghantui saya. akankah, kenangan sepuluh tahun sebelumnya kembali terulang..?? syukurlah, ketika melintas di depan gedung parlemen itu semuanya berjalan sewajarnya, tak ada masalah apa-apa meski satu jam sebelumnya bentrokan pecah persis di depan gedung itu.

sejujurnya, saya adalah pemimpi. pemimpi yang berharap perubahan datang, sebenar-benarnya perubahan. saya kerap larut dalam hegemoni sang pemimpi, dimana selalu tersembul harapan akan kesejahteraan dan kedamaian di atas tanah air ini. bagi saya, perubahan bukanlah mimpi, namun sebuah kenyataan yang akan datang di waktu yang tepat nanti.

saya masih terus berlari, berharap dan bermimpi tentang arti sebuah perubahan, perubahan yang lahir lewat semangat, lewat jalan santun nan bijak, yang lahir dan tumbuh dari kebesaran nurani……

-superunkown-

seminggu sudah gelaran euro-2008 digelar. meski indonesia buka salah satu partisipan, demam euro-2008 tetap terasa di penjuru negeri. hiburan gratis ala euro mampu membuat kita lupa dengan setumpuk masalah yang silih berganti datang menyapa negeri ini.

euro-2008 sedikit ampuh menumpu beban berat pasca kenaikan BBM..

euro-2008 menghapus memori luka pasca mendengarkan percakapan telepon bapak jaksa yang terhormat…

euro-2008 lebih menghibur ketimbang konflik pilkada..

euro-2008 lebih entertain ketimbang antrian minyak goreng dan gas..

euro-2008 jauh lebih hangat ketimbang issue kekayaan collateral yang terbukti bohong besar…

dan cristiano ronaldo jauh lebih energik ketimbang baim wong di sinetron religinya, sory ya im…!!! :)

untung saja jadwal pemilu tidak berbarengan dengan pelaksanaan euro-2008, jika dan seandainya dilaksanakan serempak, mungkin masyarakat tetap memilih euro sebagai primadona ketimbang mencoblos wakilnya yang gemar berpose di tepi kolam renang ( katanya )……..

salam hangat dan menghangatkan….

-superunknown-

pemilu masih setahun lagi. suhu politik memanas, tokoh-tokoh bermunculan lewat iklan. sekali lagi, iklan. berbagai semboyan didengungkan. jargon dibentuk dan dipopulerkan agar lebih familiar di telinga akar rumput. harapan sekaligus cita-cita digenggam kuat dengan kepalan tangan, dihiasi latar merah-putih dan potret kebangsaan yang menggugah sekaligus ditafsirkan klise bagi mereka yang sudah terlanjur apatis dan tak percaya lagi. namun, itulah demokrasi, demokrasi seperti apa yang pernah opung bilang dulu ketika gigi saya belum tumbuh sempurna :)

seperti apa pemimpin idealmu..?? apakah figur yang punya komitmen kuat untuk menjaga keutuhan negara, memberantas korupsi, menciptakan situasi sosial-poltik yang kondusif serta menjamin keberpihakan terhadap rakyat yang memang memberi kepercayaan terhadapnya ?? ah, deretan kalimat sebelumnya sudah terdengar membosankan bagi kita, klise singkatnya. setiap figur, secara garis besar pasti punya pandangan yang sama tentang itu. saya yakin itu.

bagi saya, pemimpin yang ideal itu adalah……

1. pemimpin yang berpihak pada pejalan kaki…..

menjadi pejalan kaki itu sejalan dengan program efisiensi anggaran seperti apa yang sedang digalakkan sekarang. namun, kenyataan berbicara lain..?? pejalan kaki, adalah prioritas terakhir di pertiwi ini. menyedihkan, trek untuk pedestrian dibanyak tempat masih identik dengan jalur offroad, parahnya lagi, terkadang pedestrian harus mengalah dengan oknum bikers yang tak bisa mengendalikan hasratnya untuk mencoba jalur off-road. menjadi pejalan kaki disini, tak ubahnya dengan perjuangan mendaki himalaya. diperlukan fokus dan konsentrasi berlebih agar tidak tertabrak, sekaligus berjuang untuk melawan polutan yang menyerang dari berbagai sisi. maka, kalau ada pemimpin yang mengkampanyekan perbaikan fasilitas untuk pedestrian, maka saya akan berpikir untuk memilihnya :)

2. pemimpin yang punya slogan ” budayakan antri “, ” mari kita wujudkan antrian yang bermartabat “, ” karena hidup adalah antrian yang tertib” :)

diserobot dalam barisan antrian lebih menyakitkan ketimbang ditolak cewe yang ditaksir. lebih sakit ketimbang didatangi sekelompok deb-collector yang mengetuk pintu rumah kita ketika kita sedang asyik menonton dan menyimak siaran laporan khusus sidang kabinet bidang ekuin. sumpah..!!! sakit…!! nelangsa..!! perih..!! kepedihan perasaan yang tak terdefenisikan dengan kata-kata. :)

jamak terjadi. inilah salah satu potret dari sekian banyak contoh kelemahan sebagian kita yang menganggap hal-hal kecil semacam antrian adalah wajar untuk dilanggar, boleh untuk diacuhkan, ataupun tidak wajib untuk dituruti. kecil, tapi punya pengaruh untuk membiasakan kita belajar lebih patuh terhadap hal yang lebih besar dan penting. saya dengan senang hati memilih calon pemimpin yang concern terhadap masalah ini. masalah antri-mengantri…. :)

3. pemimpin yang menolak keras praktek penurunan penumpang di tengah jalan….

pernah merasakan hal yang serupa.?? kesal, jengkel, marah, atau malah tertawa kecil karena kehabisan kata-kata untuk melampiaskan amarah..?? saya yang terlalu banyak mengeluh atau kegundahan yang wajar untuk ditumpahkan..?? praktek-praktek semacam ini jelas tidak sejalan dengan prinsip berkeadilan. :)

4. pemimpin revolusioner dengan program ” e-KTP “…..

tidur saya menggiring saya kedalam mimpi yang (mungkin) tak masuk akal. saya bermimpi, suatu saat nanti, negeri yang saya cintai ini punya program e-KTP. dimana setiap penduduk diberi kemudahan dalam pengurusan KTP. cukup dengan browsing di net, entry data pribadi dengan sejujur-jujurnya, klik cetak, jadi deh KTP. terus lapor ke kelurahan.. :) mimpi kali yah aku ini……….hehehe

good governance dan good-government harus menjamin kemudahan setiap masyarakat untuk bisa mendapatkan pelayananan prima dan maksimal sekaligus bebas dari bahaya laten suap-menyuap.

——————————————————————————–

bagaimana dengan kawan-kawan..?? seperti apa pemimpin ideal kalian..?? lantas, harapan apa yang kalian titipkan kepadanya..???

argghhhhhhhhhhhhhhh, mimpikah..?? tak ada salahnya bermimpi, untuk esok yang lebih baik. untuk indonesia yang lebih bermartabat….!!!

-superunknown-

dua bulan yang lalu saya dikagetkan dengan telepon dengan nada terburu-buru dari seorang kerabat di kampung. penasaran, karena semuanya terjadi tiba-tiba, cukup mengagetkan. bagi saya yang jauh dari rumah, panggilan dengan karakteristik seperti itu selalu menggiring saya untuk berpikir negatif, selalu negatif. tak disangka, setelah membuka pembicaraan dan terlibat komunikasi dua arah yang cukup lama. saya berkesimpulan, bahwa kerabat saya sedang menjadi target penipuan oknum/sindikat yang beruntung sudah saya tau gerak-geriknya.

bagi masyarakat biasa yang pada umumnya reaktif dan cukup permisif, memenangkan sebuah undian berhadiah menggiurkan di masa sulit seperti sekarang adalah sebuah anugerah yang tak mungkin ditolak. mayoritas kita, terjabak dalam irrasionalitas yang membutakan akal sehat, mengesampingkan cara berpikir yang lebih bijak karena hegemoni kegembiraan yang memang tak pernah diduga. dan itulah kelemahan manusia, yang menjadi cela bagi kawanan penipu untuk memuluskan niat busuknya.

tren seperti ini belakangan merebak lewat berbagai cara dan modus yang berbeda. lewat sms, brosur, undian berhadiah ataupun kedok marketing dengan harapan sang target tergoda lantas menuruti setiap permintaan mereka. tak jarang, banyak korban yang terjerat ulah sindikat ini. meski, harus diakui, banyak juga diantara kita yang telah paham dan mengatakan tidak untuk setiap jenis pembodohan yang ditawarkan para penipu.

saya merasakan kegundahan yang luar biasa ketika mengetahui masih ada saja saudara-saudara kita yang terjerat penipuan ini. kebanyakan dari mereka memang gelap mata karena tak sanggup melawan suka cita, ditambah minimnya informasi tentang modus semacam ini.

tren semacam ini akan terus berlangsung. krisis ekonomi yang disertai tingkat penyerapan tenaga kerja yang masih rendah menyebabkan banyak saudara-saudara kita memilih untuk menjadi sekelompok profesional yang memilih jalan pintas untuk bisa sejahtera.

belakangan, penipuan terus berkembang. bahkan, dengan trik yang semakin tak masuk akal. saya hanya bisa tertawa kecil ketika ada seorang pahlawan yang mengaku punya kekayaan setara dengan 20x APBN Indonesia tercinta……

kalau sudah begini, apa kata dunia….????

hehehehe

salam,

-superunknown-

ya iyalah, masa ya iya dunk, mulan aja jameela, bukan jamidonk..

entah mimpi apa saya semalam. dalam satu hari mendapat tiga sms yang sama isinya, namun dikirim oleh tiga pengirim yang berbeda. kalimat seperti yang tertulis diatas memang lagi populer sekarang, bersaing dengan kalimat Indonesia Bisa, Tolak BLT, dan Kenaikan Harga BBM, serta kalimat yang baru naik daun ” mas, ongkos sekarang 3000, ndak 2000 lagi….”

mari kita telisik profile pengirimnya. ketiga pengirim sms tersebut adalah perempuan. berusia produktif dan mengaku tidak begitu mengenal bapak gorrys keraf, pengarang buku “ejaan yang disempurnakan”, buku wajib yang dianjurkan dibeli oleh guru bahasa SMA saya dulu, namun saya memilih untuk tidak membelinya dikarenakan waktu itu saya lagi giat menabung untuk beliin kado ulang tahun pacar tercinta..hahahaha

kita tidak bisa memprediksi tren semacam ini akan berlangsung berapa lama. namun, keberadaan kalimat tersebut sedikit menggangu dan kurang rasional. karena kita semua sama-sama tahu kalo dari awal Mulan Jameela tak pernah punya sebutan Jamidunk, kalau Kwok pernah, tapi itu dulu, waktu ongkos Kopaja masih 2000 dan Nasi + Orek + Perkedel + Tongkol + Es Teh Tawar = 6000 perak…..

kita tak perlu repot untuk mengkaji kalimat ini. tak perlu menghubungi pusat kajian bahasa dan linguistik. tak perlu tahu mana subjek, predikat ataupun keterangan. karena memang, kalimat semacam ini bersifat multidimensi dan tak terlihat ketika malam. :)

saya yakin, gejala semacam ini akan terus meluas. dari sabang sampai merauke. dan sampai detik ini, saya masih penasaran, siapa penemu kalimat sakti ini. bila ada diantara kawan-kawan yang tahu persis kronologis kelahiran dan sejarah awal kalimat ini, diharap sudi menghubungi saya dan akan diberi hadiah sepantasnya. :)

benar-benar aneh postingan saya hari ini………………………ya iyalah,…..bagaimana dengan kawan-kawan…?? adakah kalian mengalami hal yang sama seperti saya..!??

-superunknown-

” bangkit itu susah, susah melihat orang susah, senang melihat orang senang..!!

bangkit itu malu, malu karena minta melulu…!!

bangkit itu marah, marah ketika martabat bangsa dilecehkan..!!

bangkit itu aku, untuk indonesiaku…!! “

potongan kata yang diambil dari iklan kebangkitan nasional yang dicuapkan dedy mizwar itu begitu menyentuh. menggerus perasaan anak bangsa yang memang merindukan cinta yang terkesan enggan menghiasi rona pertiwi. negeri ini, sudah cukup berumur. namun tak kunjung dewasa untuk berjalan beriringan dengan peradaban.

100 tahun kebangkitan nasional. 63 tahun bangsa ini merdeka. 10 tahun periode reformasi. adalah angka-angka sejarah yang mencatat perjalanan panjang negeri ini. negeri dengan pesona zamrud khatulistiwa. dengan tanah hadiah dari surga. dan pepohonan hijau persembahan bidadari, kini tercabik oleh semunya hasrat dan keangkuhan mereka, mereka yang mengaku anak indonesia.

semua kita merindukan fajar yang menyinari semesta. menunggu cinta menjamah nusantara. agar kita bisa kembali berdiri. berlari untuk sebenar-benarnya sejahtera. kita, adalah bangsa yang besar, negeri yang anggun dengan keindahan, pertiwi yang gagah dengan suara yang lantang. kini, tunjukkan pada dunia, inilah Indonesia…!!!!

inilah wajah kita. inilah negeri kita. kita bisa indonesia..!! ya, aku anak Indonesia…!!!

indonesia selamanya..!!!

** edisi 100 tahun kebangkitan nasional, 10 tahun reformasi..!!! andai, jiwa-jiwa seperti bapak lopa masih ada ditengah kita..!!

-superunknown-

hmm..tak terasa sudah hampir seminggu meninggalkan riuhnya jagat blog. tak menulis dan melihat tulisan kawan-kawan. blog itu memang candu, ngangenin kata anak-anak jaman sekarang. datang kembali setelah perjalanan ke bagian tengah jawa.

desir angin dan hijau alami yang khas membuat saya betah disana. udara cukup sejuk meskipun matahari bersinar terik. sapaan ramah yang ditemui di setiap sudut kota menjadi penegasan akan wajah indonesia yang sebenar-benarnya. makanan begitu bersahabat dengan lidah dan keadaan kantong. bangun pagi, langsung disuguhi keanggunan merapi yang gagah menyelimuti kota.

hentakan kereta yang diselingi pepohonan di sisi lajur membuat saya benar-benar yakin kalau negeri ini benar-benar kaya, sangat kaya. hamparan sawah, hijaunya dedaunan dan aktivitas gembala menambah kesan mendalam akan suasana yang menyiratkan kedamaian.

berharap, suatu saat nanti saya bisa kembali kesana ( lagi )…..

sayang, tak bertemu jodoh disana… hahahahaha

*** tidak ada acara poto2, maklum, migrain henpon saya kumat lagi…. :)

-superunknown-

permisi. satu minggu kedepan non-aktif dari blogosphere. pabrik menugaskan tehaha untuk sebuah urusan ke diy jgj dan sleman berlagak layaknya orang penting. doa’kan tehaha baik-baik saja dan kembali dengan membawa semangat baru dan pacar baru dari sana. :)

semoga bisa bertemu teman satu kampung yang kuliah disana. tunggu aku di kota itu kawan-kawanku…!!

salam,

-superunknown-

untuk jiwa-jiwa yang gundah karena tak kunjung menemukan tulang rusuknya. untuk jiwa-jiwa yang gundah karena tak kunjung melihat senyuman cerah tersimpul dari aura sang hawa. untuk kita-kita yang masih merasa bahwa cinta hanya mitos, cerita rekaan layaknya FTv. untuk hati yang masih kosong karena ruang dan waktu enggan menempatkan cinta didalamnya. sebelumnya, ini adalah panduan ( SOP ) untuk memilih pendamping hidup yang ideal, calon ibu anak-anak yang kelak bakal membukakan kaos kaki kita dan membuat secangkir teh hangat sepulang kita bekerja… :)

kaum pria, camkanlah ini ..!!!! kualifikasi istri ideal dan layak menjadi pertimbangan  :

1. KOMUNIKATIF, sebuah hubungan akan berjalan seimbang bila terjalin komunikasi yang sehat diantara pasangan. komunikatif, diartikan bisa diajak sharing, curhat, dan ataupun bertukar pikiran. istri yang baik adalah istri yang mau mendengar dan mampu memberi pertimbangan. istri yang baik juga harus bisa ‘nyambung’ dalam tiap obrolan. suami : ‘ mah, harga minyak dunia lagi meroket  gila-gilaan loh’  , istri : ‘wah, untung dulu mama melahirkan pake caesar yah pa, kalo gak kan bisa berabe urusannya “. gubrakkk…!! adalah sebuah musibah ketika istri kita punya kelemahan dalam kemampuan mendengar dan menganalisa pembicaraan.

2. TIDAK SUKA SINETRON DAN GOSIP, kita semua tahu bahwa kedua tayangan ini mendominasi acara di televisi sekarang. dari mulai ayam berkokok hingga matahari tenggelam kita bisa menjumpai dua tayangan ini. bayangkan, jika istri anda adalah pecandu keduanya. suami akan menjadi korban pertama perselingkuhan istri dengan televisi. rumah tangga tak lagi dipenuhi kehangatan, melainkan cerita-cerita kawin-cerai, putus-nyambung dan cinta monyet anak-anak yang terlalu cepat dewasa. dan itu adalah hal yang menakutkan :)

3. TIDAK SUKA ARISAN, kalau hanya ingin mengimplementasikan pemakaian kata ‘jeng’, maka istri-istri kita tak perlu ikut arisan. cukup belikan mereka buku ‘ Ejaan Yang Disempurnakan’ dan atau tinjauan bahasa oleh JS. Badudu.

4. PINTAR MEMASAK, karena konsumsi junk-food yang berlebihan itu tak baik untuk kesehatan. karena warung-padang jarang ada yang buka 24 jam. karena warung-tegal juga makin sulit ditemukan. maka, mempunyai istri yang pintar memasak adalah anugerah terindah untuk setiap pria. memasak disini diartikan lebih luas, bukan sekedar bisa memasak mie instant, rebus kangkung ataupun ikan dalam kemasan kaleng saja. kalau itu, saya juga bisa :)

5. MENGERTI EKONOMI, mengerti disini tak harus diartikan harus memahami perkembangan makro ekonomi, laju inflasi year-on-year, ataupun besaran suku bunga secara rinci. mengerti ekonomi adalah tahu kapan harus pelesiran ke pusat perbelanjaan, kapan harus menabung ke bank. tahu mana yang lebih prioritas antara susu bubuk anak dengan gaun baby-doll yang lagi trend di jagat fashion.  :)

6. MENCINTAI DIRI SENDIRI, ‘ eh, pompa air dirumah loe rusak yah..?’, ‘ ah, ga koq, emank kenapa..??’ , ‘oh gpp koq, istri loe kucel banget, kayak ga mandi 5 hari ‘. jangan sampai ini terjadi. inner beauty memang jauh lebih penting, tapi bukan berarti penampakan luar harus diabaikan. harga sembako boleh naik, tapi belanja bedak juga harus tetap diperhatikan. jangan sampai ketika datang ke acara hajatan, istri kita terlihat seperti mayat pucat dengan rambut yang mengeras bagaikan dahan pohon rambutan. :)

7. KUALIFIKASI TAMBAHAN, istri yang baik adalah istri yang punya akta kelahiran asli yang sudah dilaminating, KTP = agar tidak terjerat operasi yustisi, punya NPWP dan Surat Keterangan Berkelakuan Baik, paham prosedur Kredit Pemilikan Rumah serta Surat Keterangan Bersedia ditempatkan di seluruh Indonesia mendampingi suami. :)

demikianlah panduan memilih istri ideal. percaya atau tidak, saya serahkan penilaian kepada masyarakat. biar masyarakat yang menilai. :)

*** akan menyenangkan bila ada kawan-kawan kaum perempuan yang sudi menulis ‘tentang suami ideal’, tapi, tidak berbunyi seperti ini : ” mendambakan pria lajang/duda, bertanggungjawab, pendidikan minimal S1, punya pekerjaan tetap, PNS/TNI/Polri, tidak mabuk, tidak judi, tidak narkoba, dan tidak suka pipis di celana…

-superunknown-

kemarin malam, pemerintah akhirnya mengumumkan kepastian rencana kenaikan BBM. pemerintah menanggung beban yang cukup berat akibat meroketnya harga minyak dunia. resesi global telah tiba. ancaman krisis pangan juga mendera.

pilihan menaikkan harga BBM adalah sebuah pilihan sulit. bila tidak dinaikkan, anggaran negara akan semakin defisit akibat membengkaknya subsidi BBM dan listrik. jika dinaikkan, tentu akan berpengaruh pada keadaan ekonomi dan kehidupan kemasyarakatan. program ‘kompensasi’ kenaikan BBM pun sudah dirancang. kalau dulu kita mengenal BLT ( Bantuan Langsung Tunai), maka kini program BLT diganti dengan PNPM ( Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri ).

dibalik itu semua. harus diakui kita adalah bangsa yang boros. ketika BBM disubsidi, jumlah kendaraan bermotor semakin menggila, sementara itu, pengembangan moda transportasi massal tak pernah menjadi program prioritas. kereta api contohnya, angkutan massal murah-meriah yang masih jauh dari kesan nyaman dan aman, sehingga masyarakat enggan beralih dari kendaraan pribadi yang boros BBM . busway, hmmm..tak jauh beda. waterway, gagal menyulap jakarta menjadi venezia. :) . subway..?? monorail..?? hanya tiang penyangganya saja yang terlihat gagah ditengah kota.

seruan berhemat adalah langkah positif. walaupun tak sepenuhnya bisa menyelamatkan anggaran. pusat-pusat perbelanjaan akan dikurangi jam operasionalnya. masyarakat diminta lebih bijak dalam pemanfaatan energi.

harus diakui, beban negara cukup berat. beban rakyat juga tak kalah beratnya. semoga saja kenaikan BBM diikuti dengan meningkatnya daya beli masyarakat.

saya terkadang kerap tertawa kecil. ditengah meroketnya harga BBM, semakin banyak saja abege2 merengek dengan skuter matiknya, melawan arus tanpa helm dan merepotkan saya sebagai pejalan kaki yang semakin tak mendapat tempat di kota ini. hmm, harus diakui, itulah potret kita….

-superunknown-

Next Page »