
oopps..!! jangan pernah berpikir kalo judul diatas adalah judul film horror yang bakal tayang dalam waktu dekat. jangan pernah menyamakan kalimat diatas dengan kata-kata semacam “hemat pangkal kaya”, “lain lubuk lain ikannya”, atau “air beriak tanda tak dalam”, karena memang kalimat diatas bukanlah peribahasa ataupun malah menyangka kalimat itu adalah jargon sebuah partai politik, kan gak lucu juga kalo kita denger partai duren runteh dengan slogan “uang hantu dimakan setan”….
istilah diatas adalah analogi menarik dari sebuah rahasia umum yang mungkin sebagian orang sudah paham dan mengerti apa maksudnya. kita pasti sering mendengar kalimat “uang hantu dimakan setan”, tak perlu ditelisik lebih dalam, sejatinya kita pasti mengerti maksudnya. kalimat diatas bisa diartikan : uang “abu-abu” juga biasanya akan habis di zona “abu-abu” juga. kalaupun sulit dibuktikan kebenarannya, analogi tersebut memang sudah terbukti di beberapa kasus. anda, kalian, saya dan semua kita pasti punya cotoh masing-masing untuk menegaskan kebenaran ungkapan sederhana itu.
benang merah pasti bisa kita ambil. kita akan merasakan kepuasan dan ketenangan yang luar biasa, jika apa yang kita dapat adalah mutlak milik kita, hasil jerih payah dan curahan keringat kita. nilainya akan jauh lebih tinggi dan bermanfaat ketimbang memiliki sesuatu yang tak jelas darimana datangnya.
ungkapan diatas akan sangat ‘serasi’ bila dipadukan dengan ” nyari yang haram aja susah, apalagi yang halal “. well, keduanya memang terkait, saling menghubungkan, walaupun mengandung pengertian yang sedikit berlawanan.
atau jangan-jangan ketika ada guru yang bertanya kepada muridnya :
” hei yang duduk di belakang, coba jelaskan apa maksud ungkapan ‘uang hantu dimakan setan’ ?
dan murid itupun menjawab :
” anu bu, setan dan hantu punya uang, terus mereka pergi makan-makan deh”…
semoga saja tidak diartikan demikian……..
bye….
-superunknown-



” anu bu, setan dan hantu punya uang, terus mereka pergi makan-makan deh”…
semoga saja tidak diartikan demikian……..
wahhh,, maaf,, tadi sempat saya artikan begitu,,
tapi aku kok memangbaru denger kiasan yang satu ini ya, mas…??
jangan2 dulu kuliah juga jurusan perbendaharaan lagi??
btw ini emang udah jadi rahasia umum, jadi kaya lingkaran setan gitu kan??
jadi inget iklan motor yg dibintangin didi petet itu lho..
weleeeeh…ini critanya belajar pribahasa indonesia yg baik dan benar yah??ckckckck…edaaan…dari dulu sy kapok bljr bahasa indonesia..lah wong bahasa manusia aja sy susah hihihihihih
nggak mudheng, tapi kalo ada yang transfer kerekeningku baru mudheng
Setan ama hantu, masih famili yah makanay mereka makan bareng2
SETAN,HANTU,TUYUL,IBLIS PADA DOYAN UANG.. BAGAIMANA YANG MANUSIA??? WAH TAMBAH DOYAN LAGI…!!!
sbenernya ga selamanya uang haram sih wan. pokoknya uang yang didapat tanpa jerih payah kita itu akan lebih cepat habisnya. Misal, uang dapet dari hadiah, itu juga akan lebih cepat abis.
Lebih gampang kita dapatkan, lebih gampang pula kita habiskan.