dan biarkan hening pagi pergi menjemputmu…
karena malam terlalu semu untuk dilewatkan tanpa sentuhan jemari kecilmu…
ketahuilah, aku dan kamu seperti pagi dan malam yang menyatu….
** orasi hati, 3 april 2008
-superunknown-
April 3, 2008
dan biarkan hening pagi pergi menjemputmu…
karena malam terlalu semu untuk dilewatkan tanpa sentuhan jemari kecilmu…
ketahuilah, aku dan kamu seperti pagi dan malam yang menyatu….
** orasi hati, 3 april 2008
-superunknown-
April 3, 2008 at 9:20 am
untung bukan ajal yang menjemput..
*ditonjok sama bang iwan*
April 3, 2008 at 9:47 am
emang pagi ma malam bisa menyatu ya?
*berpikir keras*
April 3, 2008 at 10:12 am
itu sejenis apa ya??
April 3, 2008 at 10:39 am
langsung nyanyi lagi nidji
“kau daaaan akuu selalu untuk selamanya….”
wekekeke….
mulai lagi deh bang ihwan ini….
April 3, 2008 at 10:56 am
3 baris yang mengharukan…
pasti mbahas “selimut” ya ?
April 3, 2008 at 11:12 am
kena virus mellow juga yah?
*forward-an dari mbak adya..
hehe
April 3, 2008 at 11:17 am
abis nglamun apa nih? nglamun joroq yah?
April 3, 2008 at 12:48 pm
kayaknyaaaaa……lg ada yg mellow lg nih…ada apa niiih??sedang merindukan seseorang kah??atauuuu… *mengira2 apa yg sebenernya terjadi*
April 3, 2008 at 2:12 pm
jemari kecil milik sapa nih ?
April 3, 2008 at 2:13 pm
hehehehe, bang iwan, siapa tuh jemari kecil, hayoo hayooo….
kemaren lewat slipi nyari pabriknya bang iwan yg mana yah, apa sih namanya??
April 3, 2008 at 4:30 pm
pagi dan malam menyatu dalam balutan hari..(maap ngaco). haha.
April 3, 2008 at 4:47 pm
pagi dan malam menyatu dalam balutan hari
menyongsong cita meraih asa..
[maaf tambah kacau]
btw kalo bkn soal cinta..brarti bener soal selimut yak?hm>>paham
April 3, 2008 at 9:06 pm
sah ilaaah ..
mantaf betul bang iwan ini
April 3, 2008 at 11:10 pm
hem….
hem….
hem…
April 4, 2008 at 12:05 am
*baca puisi sambil denger lagu don’t cry – GnR*
April 4, 2008 at 1:53 am
seperti pagi dan malam….
seperti daku dan sandra dewi… *kaburrr!*
April 4, 2008 at 8:41 am
waduh..malam sama pagi bisa menyatu ya bro? kapan itu terjadi?hehehehe
April 4, 2008 at 5:47 pm
We Are The Champion!!!! (Queen)
Kapan itu diteriakkan oleh warga negara indonesia yang berada di akar rumput
April 4, 2008 at 7:20 pm
dih, liat kata2 “jemari kecilmu” jadi inget sama sepupu kecilku yang emang kaya kembaran gue deeeh…
ah anyways, sama seperti yang lain, kapan malam bisa menyatu dengan pagi? ehehe…
April 5, 2008 at 1:32 am
aiiiih…ternyata ya…ternyata…
orasinya memukau!
April 8, 2008 at 7:12 pm
” dan boleh kah aku melewatinya dengan senja….”
salamku,
langitjiwa……….
April 8, 2008 at 9:30 pm
Seperti kisah-kisah malam yang ditaklukkan pagi. Malam selalu mengundang matahari cepat sampai. Sekiranya sejarah bisa dilukiskan dengan cara yang sedikit menjengkelkan. Pertemuan-pertemuan yang singkat. Yang diulang, berakhir untuk diulang kembali….