goyangan kami adalah kombinasi 3 gerakan tarian. tarian tradisional, cheerleaders dan senam lantai.. -TM

sebenarnya, tak ingin membahas lebih jauh tentang masalah ini. membicarakan ini berarti ikut mempromosikan apa yang mereka pertontonkan. publisitas gratis singkatnya. tapi, menarik, dalam satu bulan terakhir, dua orang petinggi melarang pedangdut seronok tampil di daerahnya. adalah DP dan TM yang dikenakan ‘pencekalan’ tersebut.

ada apa sebenarnya..?? apa sebenarnya yang menyebabkan issue pencekalan tersebut mengemuka. harus diakui, dangdut sekarang mengalami degradasi, jatuh, terperosok jauh. mencoba mengkomparasikan dangdut kini dan dangdut satu dasawarsa yang lalu, dulu, dangdut sering di cap cengeng, karena liriknya yang mendayu-dayu, sekarang, dangdut lebih dikenal bukan karena cengkok khasnya, bukan karena liriknya yang cenderung membuat kita putus asa. dangdut sekarang adalah cara bergoyang, kesalahan cara dan timing berpakaian, dan sesuatu yang membuat kita lupa akan nilai-nilai ketimuran. meski tidak semua pedangdut masuk kualifikasi itu.

adalah sesuatu yang berbahaya, anak-anak jamak menghapal lirik-lirik yang tak seharusnya mereka kenal terlalu dini. anak-anak memang punya talenta meniru, melihat dan mencoba apa yang mereka tahu. apa yang terjadi jika mereka mahir bergoyang kipas, goyang gergaji, goyang patah-patah, goyang eksplorasi minyak bumi ( nge-bor ), dan goyang-goyang lainnya. setelah invasi sinetron sukses merubah mindset mereka, haruskah goyang-goyang tersebut kembali menjajah mereka ??

kami perform berdasarkan permintaan penonton. pada dasarnya kami tak ingin mengecewakan penonton. untuk itu kami selalu tampil powerful dan all out. apa yang kami suguhkan adalah wajar-wajar saja, tergantung bagaimana penonton menyikapinya ” – TM

dan kita sekarang tahu, mereka berpandangan bahwa dangdut tak ubahnya seperti olahraga tinju, keduanya mengharuskan pelakonnya untuk tetap powerful dan tampil all out hingga titik darah penghabisan :) . yah, begitulah………

-superunknown-