untuk jiwa-jiwa yang gundah karena tak kunjung menemukan tulang rusuknya. untuk jiwa-jiwa yang gundah karena tak kunjung melihat senyuman cerah tersimpul dari aura sang hawa. untuk kita-kita yang masih merasa bahwa cinta hanya mitos, cerita rekaan layaknya FTv. untuk hati yang masih kosong karena ruang dan waktu enggan menempatkan cinta didalamnya. sebelumnya, ini adalah panduan ( SOP ) untuk memilih pendamping hidup yang ideal, calon ibu anak-anak yang kelak bakal membukakan kaos kaki kita dan membuat secangkir teh hangat sepulang kita bekerja… :)

kaum pria, camkanlah ini ..!!!! kualifikasi istri ideal dan layak menjadi pertimbangan  :

1. KOMUNIKATIF, sebuah hubungan akan berjalan seimbang bila terjalin komunikasi yang sehat diantara pasangan. komunikatif, diartikan bisa diajak sharing, curhat, dan ataupun bertukar pikiran. istri yang baik adalah istri yang mau mendengar dan mampu memberi pertimbangan. istri yang baik juga harus bisa ‘nyambung’ dalam tiap obrolan. suami : ‘ mah, harga minyak dunia lagi meroket  gila-gilaan loh’  , istri : ‘wah, untung dulu mama melahirkan pake caesar yah pa, kalo gak kan bisa berabe urusannya “. gubrakkk…!! adalah sebuah musibah ketika istri kita punya kelemahan dalam kemampuan mendengar dan menganalisa pembicaraan.

2. TIDAK SUKA SINETRON DAN GOSIP, kita semua tahu bahwa kedua tayangan ini mendominasi acara di televisi sekarang. dari mulai ayam berkokok hingga matahari tenggelam kita bisa menjumpai dua tayangan ini. bayangkan, jika istri anda adalah pecandu keduanya. suami akan menjadi korban pertama perselingkuhan istri dengan televisi. rumah tangga tak lagi dipenuhi kehangatan, melainkan cerita-cerita kawin-cerai, putus-nyambung dan cinta monyet anak-anak yang terlalu cepat dewasa. dan itu adalah hal yang menakutkan :)

3. TIDAK SUKA ARISAN, kalau hanya ingin mengimplementasikan pemakaian kata ‘jeng’, maka istri-istri kita tak perlu ikut arisan. cukup belikan mereka buku ‘ Ejaan Yang Disempurnakan’ dan atau tinjauan bahasa oleh JS. Badudu.

4. PINTAR MEMASAK, karena konsumsi junk-food yang berlebihan itu tak baik untuk kesehatan. karena warung-padang jarang ada yang buka 24 jam. karena warung-tegal juga makin sulit ditemukan. maka, mempunyai istri yang pintar memasak adalah anugerah terindah untuk setiap pria. memasak disini diartikan lebih luas, bukan sekedar bisa memasak mie instant, rebus kangkung ataupun ikan dalam kemasan kaleng saja. kalau itu, saya juga bisa :)

5. MENGERTI EKONOMI, mengerti disini tak harus diartikan harus memahami perkembangan makro ekonomi, laju inflasi year-on-year, ataupun besaran suku bunga secara rinci. mengerti ekonomi adalah tahu kapan harus pelesiran ke pusat perbelanjaan, kapan harus menabung ke bank. tahu mana yang lebih prioritas antara susu bubuk anak dengan gaun baby-doll yang lagi trend di jagat fashion.  :)

6. MENCINTAI DIRI SENDIRI, ‘ eh, pompa air dirumah loe rusak yah..?’, ‘ ah, ga koq, emank kenapa..??’ , ‘oh gpp koq, istri loe kucel banget, kayak ga mandi 5 hari ‘. jangan sampai ini terjadi. inner beauty memang jauh lebih penting, tapi bukan berarti penampakan luar harus diabaikan. harga sembako boleh naik, tapi belanja bedak juga harus tetap diperhatikan. jangan sampai ketika datang ke acara hajatan, istri kita terlihat seperti mayat pucat dengan rambut yang mengeras bagaikan dahan pohon rambutan. :)

7. KUALIFIKASI TAMBAHAN, istri yang baik adalah istri yang punya akta kelahiran asli yang sudah dilaminating, KTP = agar tidak terjerat operasi yustisi, punya NPWP dan Surat Keterangan Berkelakuan Baik, paham prosedur Kredit Pemilikan Rumah serta Surat Keterangan Bersedia ditempatkan di seluruh Indonesia mendampingi suami. :)

demikianlah panduan memilih istri ideal. percaya atau tidak, saya serahkan penilaian kepada masyarakat. biar masyarakat yang menilai. :)

*** akan menyenangkan bila ada kawan-kawan kaum perempuan yang sudi menulis ‘tentang suami ideal’, tapi, tidak berbunyi seperti ini : ” mendambakan pria lajang/duda, bertanggungjawab, pendidikan minimal S1, punya pekerjaan tetap, PNS/TNI/Polri, tidak mabuk, tidak judi, tidak narkoba, dan tidak suka pipis di celana…

-superunknown-