----- · Football · Merah-Putih · Suasana Hati

sejarah, catatkanlah…!!

pesemes


” lao ma i tu ginjang, ma tarida i “…( keatas arahnya itu nanti, udah bisa diduga koq )

begitulah sayup-sayup terdengar ucapan lae disebelahku yang jantungnya berdegup kencang karena sedang menyaksikan duel adu penalty ( psms – persipura ) rabu lalu di GBK. hari itu, semifinal tersebut kembali harus diakhiri dengan adu penalty. salah satu alasan mengapa aku nonton adalah untuk mengobati sedikit rasa rinduku terhadap tanah leluhur, karena di stadion bisa bertemu ma kawan-kawan yang mengadu nasib di jakarta.

dramatis, akhirnya PSMS bisa masuk final untuk pertama kali sejak liga digulirkan tahun 1994. semoga sejarah bisa berpihak dan PSMS bisa meraih gelar pertama liga indonesia. disepanjang pertandingan, atmosfir stadion memang bisa memacu kita untuk bisa berteriak lebih kencang. sampai saat moment adu penalti berlangsung, jantung berdegup semakin kencang.

ketika saktiawan sinaga berhasil mengeksekusi penalty, sorak-sorai kemenangan pun terdengar. spontan, mayoritas orang yang berada di tribun itu berpelukan, walaupun tak saling kenal. universalitas bahasa sepakbola pun dibuktikan.

sayang, suporter kita belum juga bisa membuktikan kedewasaannya. tragedi di hari itu mempertegas bahwa sampai saat ini, sepakbola kita masih terlalu hijau untuk memaknai fair play yang menjadi elemen paling hakiki dalam olahraga. kejadian itu menambah daftar hitam perjalanan sepakbola tanah air. hanya bisa berharap, kedepan sepakbola bisa tampil lebih elegan, berkualitas dan sportif. kalau kejadian serupa terus terjadi, berarti kita sedang berjalan mundur menuju peradaban yang minim pembelajaran.

well, pita hitam patut disematkan. lebih dari ungkapan belasungkawa dan turut berkabung, semoga tragedi tersebut adalah yang terakhir, dan perubahan menuju sepakbola yang lebih bermartabat bisa diwujudkan.
9 Februari 2008, berharap, sejarah mencatat lahirnya juara baru..!!

sing..sing…so…!!

-superunknown-

7 thoughts on “sejarah, catatkanlah…!!

  1. susah yah emang manner para supporter Indonesia!!
    kapan bisa jadi supporter yg “elegan”?
    liat deh kedepannya, tragedi ini akan jadipembelajaran atau jadi angin lalu???

    sayang, jika olahraga primadona harus ‘mati konyol’ karena ketidakdewasaan sebagian suporter yang mengaku mencintai sepakbola..

  2. hufh… untung aja lo kmaren ga ikutan jadi korban wan ;P

    hihihihi….

    jadi masih ada temen nge-blog di kantor😀

    hmm…syukur juga masih bisa nonton bola ( lagi )…wakakaka

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s