Football · Merah-Putih

surat untuk nurdin halid….

nhl

” dibuat medio september 2007, di-post karena saya merasa kegerahan telah mencapai puncaknya. tak tahu harus dengan cara apa, bapak terhormat ini bisa ‘lapang dada’ mundur untuk sebuah perubahan ke arah yang lebih baik seperti yang diharapkan jutaan penikmat sepakbola di tanah air “…

Belakangan, berita tentang anda mengemuka di berbagai media. Sebagai
anak bangsa yang merasa mencintai sepakbola, tentunya berita tersebut
menarik untuk saya simak. Semua orang tahu, anda punya ambisi,
cita-cita, visi, ataupun tekad yang begitu kuat untuk membangun
sepakbola kami, sepakbola kita, dan sepakbola negeri ini. Anda, seperti
semua orang tahu, berada di strata teratas untuk mewujudkan semua itu.

Tidak menyinggung tentang keberadaan dan problem berat yang anda hadapi
sekarang. Saya hanya berpikir, anda sedang menjalani siklus hidup,
dimana semua orang pasti akan berada diposisi sulit seperti anda. Saya
juga tidak akan membahas tentang minyak goreng itu, karena akan terasa
sangat naif untuk saya membicarakannya. Saya yakin anda adalah sosok pria elegan yang bisa dengan bijak menyikapi masalah seperti ini.

Saya hanya membayangkan, sikap ksatria tumbuh dan mengemuka dalam jiwa
anda. Saya terharu melihat seorang Shinzo Abe, seorang petinggi
kenegaraan di Jepang yang turun tahta karena sadar dan mengakui
kegagalannya. Saya hanya punya mimpi sederhana, terlepas dari
kredibilitas anda dalam memegang otoritas sepakbola negeri ini, saya
berharap anda sadar akan semua yang terjadi dan mengambil langkah bijak.
Saya yakin anda adalah seorang ksatria.

Mimpi anda, mimpi kami, dan mimpi kita tentunya sama. Saya menghargai
mimpi anda seperti yang sering saya dengar selama ini. Industrialisasi
sepakbola, visi 2020, membawa merah putih ke pentas dunia, dan Superliga adalah
beberapa mimpi anda yang membuat kami takjub. Saya juga masih ingat
tentang sebuah titah yang sering anda dengungkan, bunyinya kira-kira
seperti ini ” orang yang paling miskin, adalah orang yang bermimpi saja
tidak bisa “.

Dan kami cuma bisa bermimpi, kapan anda mengundurkan diri sebagai Ketua
Umum PSSI ?? Karena akan sangat berat mewujudkan mimpi-mimpi tadi lewat
kamar kecil dan cengkraman jeruji. Kami tidak miskin, karena kami bisa
bermimpi.

Bung Nurdin, hati kecil tak pernah akan tersesat…!!
Kami hanya seikat akar-rumput yang berpikir bahwa revolusi itu menjadi harga mati. ..!!!
-superunknown-

 

9 thoughts on “surat untuk nurdin halid….

  1. apakah ini juga merupakan faktor utama tidak berjayanya persepakbolaan negeri kita?

    btw jadi ketua PSSI itu dapet gaji gak siy?? kalo dapet, dananya dari anggaran Menpora yah??

    klo ditelisik lebih dalam, ini memang faktor utama hancurnya sepakbola kita, PSSI kehilangan marwah sebagai sebuah institusi, kepemimpinan yang ‘terpenjara’ membuat elemen2 yang terlibat dalam sepakbola membuat aturan sesuka hati…. hmm.. semoga ada perubahan dalam waktu dekat..

  2. harus bicara dan teriak gimana lagi kepada nurdin?

    nurdin itu nggak budek kan?

    susah menemukan figur berjiwa besar, sungguh bukan seorang teladan, memalukan..!!

  3. udah 2 kali kena skandal dan kasus korupsi masih aja pengurus PSSI menunjuk Nurdin jadi ketua PSSI, kalo begini apa yang mw di banggain, kl ketuanya aja seorang koruptor…weleh weleh…harusnya Nurdinnya sendiri yang tw diri untuk memundurkan diri dari ketua

    paling jijik juga ngeliat kroni2 nya yang setengah mati ngebela biar NH tetap jadi ketum PSSI

  4. wah, saya sih sangat tidak mengerti tentang sepak bola. siapa nurdin aja saya ga tau. hihi.. jadi malu. maklum, cewek.

    pink jangan niru NH deh, mending pink niru najwa shihab aja😀

  5. malu-maluin ga sih ?? masa seorang pemimpin organisasi penting di Indonesia ternyata seorang tersangka … apa kata dunia coba …
    slm kenal yaw ..

    pi sepertinya tak ada kata malu untuk mempertahankan jabatan itu.. huhhhhhhhhhh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s