Merah-Putih · Tentang Hidup

pak, apa warna bendera kita….???

humj

belum genap sepekan saya mencoba mencurahkan kegerahan yang amat sangat atas putusan penghentian kasus besar itu. postingan dibawah adalah hasil apatisme memuncak atas kekecewaan yang lumrah terjadi. wajar saja, sebagai seorang rakyat, ekspektasi tentang ‘keindahan’ bernegara adalah sebuah harapan yang terus melintas, walau tak jarang berbuah kekecewaan dan kemarahan akibat berbagai keputusan tak populis elit negeri ini.

sang jaksa teladan yang diharapkan mampu menjadi pilar penegakan hukum harus mengakhiri kisah cemerlangnya dengan sebuah ‘parodi’ mengenaskan. ia, tak kuasa melawan sisi hitamnya sebagai seorang manusia. nuraninya mati melihat onggokan kertas-kertas pembuta itu. hatinya ‘luluh’, untuk kemudian memutuskan memilih jalan singkat dan menafikan, membuang jauh-jauh hati kecilnya, semuanya mati hanya karena keinginan semu dan sesaat itu.

maaf, ketika apatisme kami memuncak, stigma itu sulit terhapus dari memori otak kecil kami, kami tahu membangun kepercayaan itu susah, public trust menjadi semakin sulit diwujudkan jika setiap hari kami disuguhi cerita-cerita dongeng yang memuakkan dan membuat kata ‘percaya’ menjadi sangat langka.

terimakasih tuhan, mudah-mudahan ini menjadi awal yang baik untuk asa ratusan juta hati di negeri ini..

dari kami, yang tak seberapa, pemimpi di ujung negeri ini…

kami mencintai merah-putih, mengapa kalian tak mencoba untuk sekedar mengingat apa warna bendera kita..???

** memilukan, disaat nominal miliaran ‘terbakar’ keangkuhan, di sudut sana satu keluarga meregang nyawa karena kelaparan…hmmmm

-superunknown-

14 thoughts on “pak, apa warna bendera kita….???

  1. koruptor emang biang semua keporak-porandaan negeri ini. sepakat, gantung aja mereka

    hukuman yang ada sekarang tidak membuat mereka jera, malah membuat penyimpangan merajalela…

  2. bentar… ridu merasa ambigu dengan poster itu.. soalnya yg digantung itu apanya?? kasusnya atau orangnya??

    kalo kasusnya digantung, berarti gak kelar2 donk?? kalo orangnya digantung.. bagooooss!!

    klo kasusnya digantung kita gigit jari, kalo orangnya digantung kita pasti setuju du…** gerah **

  3. Digantung… kedengarannya sih sereem banget… tapi aku setuju kog…πŸ˜‰

    serem memang, pi lebih seram ada berita tentang kematian karena kelaparan….

  4. saya setujuhhh!!! gantung!! sebel!!
    iyah mas, aku sedih liat satu keluarga yang mati kelaparan ituh…😦
    makanya..koruptor itu digantung aja!!! kasi hukuman yang benar2 berefek jera…!!
    huh!! jadi esmosi sayahhh!!!

    hmmm.. saya juga sudah sangat gerah..!!!

  5. hehehe.. digantung mpe kering…

    lucu juga tuh…..πŸ˜€

    berantas KORUPSI..!!!

    *tapi gw ga setuju ma poster yang bunyinya :
    “NO !!! Corruption for better living”

    salah ketik apa gimana yah???

    itu misstyping kayaknya..:P

  6. klo cuma sekedar menggantung..takutnya ga bisa membersihkan hingga ke akar2nya..apalagi klo uda membudaya..weleeeh ribet euy…biangnya uda ketemu eeeh prajuritnya msh byk yg mengikuti..capee dee…πŸ˜‰

    kalo digantung mereka belum juga jera, cocoknya apa alternatif selanjutnya yah..??

  7. ironis..
    mengingat keadaan bangsa ini..
    masih ada aja yang sanggup menuak celah diantara luka saudaranya..

    iya, saya juga ndak habis pikir pok..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s