Merah-Putih · Tentang Hidup

apatisme..??

sampling pernyataan dibawah, adalah gambaran persepsi publik tentang kejahatan korupsi. dampak massive yang ditimbulkan membuat publik cenderung menganggap korupsi sebagai kejahatan kemanusiaan yang menjadi musuh utama. terlepas dari itu semua, kenyataan menunjukkan kecenderungan apatisme yang memuncak dan memudarnya kepercayaan terhadap hukum secara perlahan. atau mungkin, cuma alibi yang dibuat untuk membenarkan sebuah tujuan..?? kita, tentu bisa menilai, menilainya dengan hati, bukan atas dasar konflik kepentingan yang justru membutakan hati dan mengusik sucinya nurani :

  • PKL yang digusur : ” kami cuma ingin bertahan hidup, cuma karena itu. tolong jangan gusur..!! mereka ( koruptor ) tidak lebih baik dari kami…!! “
  • Pencuri Ayam : ” saya tidak bisa melihat dan merasakan keadilan. jelas kerugian yang ditimbulkan oleh hilangnya 1 ekor ayam tidak sebanding dengan nominal triliunan yang dicuri mereka ( koruptor ).”
  • Artis dangdut yang dicekal : ” lebih baik mereka fokus untuk memberantas korupsi ketimbang sibuk mengurusi cekal-mencekal “
  • Koruptor : ” saya hanya ‘korban’. masih banyak yang lebih berbahaya dari saya..!! ” ( alibi : besar kecilnya kerugian yang ditimbulkan tidak bisa dijadikan pembenaran untuk membela diri………)

mengapa semua ini bisa terjadi..?? hanya berharap hangat cahaya mentari menjamah gelap yang terus membayangi merah-putih…

satu, indonesia, satu…!!

-superunknown-

30 thoughts on “apatisme..??

  1. Ketika setan-setan rupiah berbicara dan ketamakan manusia menerkam, hukum tinggallah sebuah ironi.

    dan kemunculan apatisme terhadap hukum itu sendiri adalah sebuah kewajaran..?

  2. yups..ketika manusia bersalah selalu saja banyak alasan dan keluhan, padahal itu semua karena konsekuensi apa yg telah mereka perbuat.

    Hidup ini memang kadang2 tidak adil๐Ÿ™‚

    kenapa yah bisa begitu mas…

  3. mungkin karena pembenaran atas kepentingan masing-masing ya..

    arti massive sebenarnya apa yah?

    luas ( mungkin )..hihihihi

  4. Satu kata: Duit!! Ah, apa sih yang nggak dirusak oleh duit? meskipun nggak semua orang bisa dirusak oleh duit, tapi kadang kita nggak sadar ketika kebutuhan akan duit muncul, kita jadi rela mengorbankan harga diri dan menerobos segala aturan yang ada.

    dan akhirnya semua menyerah ketika berhadapan dengan duit…

  5. yah, namanya jg klo ketangkep kan kudu mbuat alesan2 yg macem2 bung, utk membela diri.Klo perlu nyewa pengacara yg handal bwt bebas.masa ditangkep pasrah๐Ÿ˜€

    alibi yang tidak rasional yah bang…

  6. hah itu sih pembelaan diri aja, alasan pembenar.
    salah sih salah aja. ngga perlu mengkambinghitamkan koruptor… atau siapa pun juga..

    kenapa ya, karena kebiasaankah…???

  7. setiap orang mementingkan diri sendiri, tidak ada yang bisa dibenarkan tindakannya kecuali diri sendiri. Perbuatan tercela di dunia tidak dipikirkan, lembar demi lembar rupiah bak tuhan yang disembah. Mereka tidak tahu bahwa sebenarnya masih ada kehidupan setelah dunia…

    semoga kita tidak termasuk golongan orang-orang yang seperti itu ya aia..

  8. walah bos… sekarang mah jaman dah mau kiamat, maling ayam ma maling sapi hukumannya sama dengan hukuman korupsi 7 trilyun ??? nah lo

    iya, sampai kapan ini terus terjadiyah mas..??

  9. itulah sifat dsar manusia. slalu menyalahkan orang lain atas kesalahan yang diperbuat….

    hmm, benar juga yah mas kalo watak itu susah dirubah..

  10. HHMMM….bener jg sih..itu kan namanya..maling teriak maling bukan sih??ehehehe…seharusnya berkaca pada diri sendiri dulu baru menyalahkan org lain ya ga cuy?

    bener..setuju kali kak..!!

  11. apatis itu identik tidak dengan anarkis ??
    *garut – garut kepala

    hmm, okta pura-pura tidak tahu, atau jangan2 nguji neh..hehehehe

  12. Anak2 murid gue : “lebih baik di jalan Bun, daripada di rumah kaya neraka, di sekolah ga konsen belajar…”
    Anak jaman sekarang…๐Ÿ˜ฆ

    wah, anak-anak dah pinter beralibi yah bun..๐Ÿ™‚

  13. he-eh.. sepakat ma chatoer : indonesia jago berdalih!!

    btw, kata2 APATIS mengingatkan diriku waktu jaman SMU, sering diteriakin senior, “APATHIS KAMU SISWA!!!!”
    yang artinya, “kebangetan bgt deh lo, jadi orang kagak pedulian!!”
    trus, habis tu minimal disuruh “serong kanan” yang artinya “push-up ato setengah kombinasi, lo!”๐Ÿ˜†
    masa2 itu….

    wah..mbak prest jadi curhat, hihihihi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s