----- · Merah-Putih

dibalik itu semua….

kemarin malam, pemerintah akhirnya mengumumkan kepastian rencana kenaikan BBM. pemerintah menanggung beban yang cukup berat akibat meroketnya harga minyak dunia. resesi global telah tiba. ancaman krisis pangan juga mendera.

pilihan menaikkan harga BBM adalah sebuah pilihan sulit. bila tidak dinaikkan, anggaran negara akan semakin defisit akibat membengkaknya subsidi BBM dan listrik. jika dinaikkan, tentu akan berpengaruh pada keadaan ekonomi dan kehidupan kemasyarakatan. program ‘kompensasi’ kenaikan BBM pun sudah dirancang. kalau dulu kita mengenal BLT ( Bantuan Langsung Tunai), maka kini program BLT diganti dengan PNPM ( Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri ).

dibalik itu semua. harus diakui kita adalah bangsa yang boros. ketika BBM disubsidi, jumlah kendaraan bermotor semakin menggila, sementara itu, pengembangan moda transportasi massal tak pernah menjadi program prioritas. kereta api contohnya, angkutan massal murah-meriah yang masih jauh dari kesan nyaman dan aman, sehingga masyarakat enggan beralih dari kendaraan pribadi yang boros BBM . busway, hmmm..tak jauh beda. waterway, gagal menyulap jakarta menjadi venezia.🙂 . subway..?? monorail..?? hanya tiang penyangganya saja yang terlihat gagah ditengah kota.

seruan berhemat adalah langkah positif. walaupun tak sepenuhnya bisa menyelamatkan anggaran. pusat-pusat perbelanjaan akan dikurangi jam operasionalnya. masyarakat diminta lebih bijak dalam pemanfaatan energi.

harus diakui, beban negara cukup berat. beban rakyat juga tak kalah beratnya. semoga saja kenaikan BBM diikuti dengan meningkatnya daya beli masyarakat.

saya terkadang kerap tertawa kecil. ditengah meroketnya harga BBM, semakin banyak saja abege2 merengek dengan skuter matiknya, melawan arus tanpa helm dan merepotkan saya sebagai pejalan kaki yang semakin tak mendapat tempat di kota ini. hmm, harus diakui, itulah potret kita….

-superunknown-

33 thoughts on “dibalik itu semua….

  1. hukum pasar kan… semakin tinggi permintaan harga semakin naik.

    solusi lain, ya pembatasan pembelian kendaraan kayak di Spore. untuk satu nama hanya boleh punya 2 kendaraan ntah mobil atau motor. kalo mau beli lagi, harus jual dulu yang satu, baru boleh beli. belum ditambah pembebanan pajak yang tinggi dan kewajiban asuransi kendaraan. sebagai contoh: seorang teman yang bekerja di Spore hanya punya mobil city car sekelas Visto mungkin ya…, harus mengeluarkan biaya Sing$ 12.000/tahun untuk pajak dan asuransi. dan itu wajib! tidak dibayar, mobil disita.

    karena sistem kendaraan umum massal pun sudah sangat memadai di sana, makin males lah orang punya kendaraan pribadi. jadi lah ngga ada macet, BBM pun jadi ga mahal karena jarang permintaan… hehehehehe

    saya juga punya mimpi tentang pembatasan jumlah kendaraan, tapi apakah negara kita siap memberlakukan itu…?? kalau untuk sekarang rasanya belum, rawan gejolak karena masyarakat akan sangat enggan meninggalkan kendaraan pribadinya untuk berlaih ke moda transportasi massal yang belum tertata dengan baik…

  2. yang pasti, pengurangan penggunaan kendaraan harus. sikap pemerintah dengan memberlakukan jalur 3 in 1 untuk daerah sudirman, jakarta adalah tepat, tapi kenapa malah jadi lahan pekerjaan ya?? jadi banyak joki. **kecewa**

    pemerintah juga harus tegas. mustinya jangan cuma harga BBM yang dinaekin, tapi pajak kendaraan bermotor juga harus dinaekin, biar yang punya kendaraan ngerasain. emang sih, ini pasti berdampak buruk buat kita-kita yang kurang (khususnya saya, dan untungnya saya ga pake kendaraan, cuma ngebis😀 ) tapi itu semua biar dirasakan semua orang khususnya yang udah kaya!!!!! **jadi ngotot**

    oiya mungkin satu lagi, cara buat ngurangin volume kendaraan yang makin kemari, makin menggila, yaitu hilangkan sistem kredit!!!!!!!!! I hate all about credit!!!

    kredit membuat masyarakat semakin konsumtif… bermimpi, meskipun tidak rasional…

  3. Hmmm THH …
    Aku membaca berkali-kali postingan yang ini …
    Ya memang rumit juga ya …

    Saya suka paragraf terakhir …

    makasih mas, yang pasti mas bukan abege kan ..hehehe

  4. pemerintah selalu begitu.Selalu kalo kepeped bisanya ngenaikin harga, dan itu udah harga mati.AAARRGGHH!!

    iya ya bang, kapan nasib grass-root bs secerah matahari pagi..??

  5. serba salah emang kalo dari sisi pemerintah.. dan siap2 aja deh mimpi buruk inflasi dan angka kemiskinan akan semakin bertambah

    berharap semua baik-baik saja pasca kenaikan ini…

  6. semoga PNPM bisa berjalan baik, dan rakyat mendpt penghasilan, bukan spt BLT yg kadang malah membuat masyrkt nyante / bergantung..

    Biar berat, biar sulit, biar apapun, tetep..
    negara harus kita dukung..
    Hidup Indonesia.

    mudah-mudahan saja mas, kita do’a kan bisa tepat sasaran…

  7. heh… susah memang kalo gini… toh biar pada teriak pada protes “kebijakan” itu toh akan tetap diberlakukan… :

    paling tidak, agar semua bisa lebih bijak karena masukan dari banyak orang, hmmm semoga..!!

  8. saya juga suka sebel kalau ada motor yang naik trotoar, meski saya jg suka naik motor bareng suami.
    Semakin banyak motor, semakin banyak yg punya aturan, krn banyak yg buta warna (makanya suka nerebas lampu merah), dan buta mata hatinya, suka seenaknya ngebut.

    entah kapan ada regulasi tentang pembatasan jumlah kendaraan bermotor, agar jalanan bisa lebih tertib dan nyaman, sekaligus BBM tidak terbuang sia-sia karena macet…

  9. Pemerintah Indonesia itu doyannya cuma gonta-ganti nama doang ya dari jaman gula masih pait?

    ganti pejabat, ganti kebijakan…!!🙂

  10. BBM naik..
    anggaran pengeluaran harus ditingkatkan dunks..
    mudah-mudahan masih bisa nabung😆

    mudah-mudahan saja kita tetap bisa merenda mimpi walaupun masalah terus mendera..semangat…!!

  11. itu memang opsi yang ga bisa dihindarkan lagi untuk saat ini
    tapi kalau aja anggaran buat pejabat “bersedia” dipotong 30% aja, negara ga bakal sekelimpungan gini.

    Tapi mana mau para pejabat2 itu

    sigh

    saya justru bermimpi, bapak-bapak pejabat rela meninggalkan sedan mewahnya dan beralih ke kendaraan umum, tapi apakah itu mimpi yang tak mungkin terwujud..?? entahlah…

  12. ya memang begitulah dunia indonesia, menyedihkan bukan???

    miris dan memprihatinkan juga… tapi bagaimanapun, ini tetap pertiwi kita, tempat kita berpijak..

  13. [masyarakat diminta lbh bijak dlm pemanfaatan energi]…
    laaaah yg menyerukan ajah ga memberi contoh baik toh???gmn rakyatnya mo ikutan hemat??
    dan apa msh layak iklan berbau konsumtif menjalar dimana2?

  14. seharusnya jangan dikatakan secara gamblang bahwa harga bbm dinaikkan. rakyat kan mudah “terkejut”.

    harusnya bilang aja kalo subsidi bbm dikurangi (kalo emang bener ada subsidi), dan mengakibatkan harga bbm menjadi naik.

    gitu kan lebih enak….

    (^_^)v

  15. yang dibutuhkan mungkin sedikit saja pengorbanan dari kita semua, dan kesadaran tentunya.
    coba BBM dinaikkan, terus dana subsidi dialihkan ke bidang lain, misalkan transportasi massal. Bangun dengan sepenuh hati, jangan separo2.
    Jadi ketika diberlakukan pembatasan kendaraan bermotor, masyarakat akan dengan sukarela menurutinya karna dah ada transportasi umum yang nyaman dan layak. Tapi untuk mewujudkan itu semua butuh waktu, butuh pengorbanan dari seluruh elemen masyarakat untuk rela bermacet2 ria karena pembangunan fasilitas umum itu. jangan dikit2 ngeluh. dikit2 kritik, demo.
    Memang bangsa kita harusnya dipaksa untuk berDISIPLIN. ini yang paling penting sebenernya. Kesadaran untuk berdisiplin. Mayarakat kita sudah terbiasa untuk hidup sesuai dengan yang diinginkan, apapun efeknya untuk orang lain.

  16. kalo BBM naek sih bukan hal yang wah buat Ndutz,,secara Ndutz gak bisa naek motor ato mobil😦

    Pi s4 resah juga secara kalo Ndutz pulang kampung musti bayar lebih mahal, padahal gaji gak naek2 X(

  17. ngomongin BBM jadi inget obrolan kemarin dengan adik.kata adik bosnya ngomong gini ” Indonesia ini akan bangkrut, minyak buminya di ambilin terus…coba lihat negara Cina, dia gak mau ambil minyak buminya, sekarang ini dia lebih memilih impor minyak dari luar,tapi ketika semua sudah kehabisan minyak bumi,barulah ia keluarin minyak buminya”

    artinya : saat semua kehabisan minyak bumi, maka ia akan sangat berkuasa untuk bikin harga suka-suka hati, toh gak ada pilihan lain kan?!.Pintar!

  18. tiga bulan jadi presiden naikin gaji presiden, setahun kemudian naikin BBM, dua tahun kemudian naikin BBM lagi. Kalo ini jadi siklus tetap saat menjabat jadi presiden & wapress, Apa kata dunia …………..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s